Jumat, 07 November 2014

Story of Sansa

Siapa Sansa?? Sansa adalah nama kucing peliharaanku, ini itu aku ambil dari tokoh dalam sebuah film fiksi Game of Thrones, seorang putri yang cantik sama seperti kucingku yang juga tak kalah cantik dan aku merasa nama itu sangat unik dan sangat indah. Sansa aku bawa ke rumah pada tanggal 7 September 2014, waktu itu hari minggu pagi. Sansa masih kecil mungil dengan kisaraan umur kurang lebih 2 bulan. Dengan warna bulu coklat dengan totol-tolol abstrak seperti cheetah dan leopard. Sansa merupakan jenis hutan, jadi belang bulunya tidak seperti kucing kebanykan, cenderung seperti harimau. Di samping dia cantik, Sansa juga lucu menggemaskan dan pintar. Ketika aku bicara kepadanya seolah dia mengerti apa yang aku bicarakan dan dia selalu menyimak dengan memandang wajahku. Setiap hari tak lepas rasa ini untuk selalu memeluknya, bermain dengannya. Bahkan ketika aku sedang berada di luar rumah, aku selalu buru-buru untuk pulang ke rumah, demi bertemu dengannya.


Sansa punya kebiasaan yang unik, dia akan gelisah ketika sarung tangan atau kaos kaki yang biasa dimainkan tidak, Sansa jadi susah tidur kalau tidak memeluk salah satu diantara keduanya. Sansa juga suka gelisah kalau di dalam kandangnya tidak ada potongan keramik, karena biasanya Sansa suka tiduran di sana. Sansa suka bermain di belakang lemari TV, di bawah sofa dan di kamarku. Sansa lebih suka berada di tempat yang remang tidak terlalu terang. Bahkan aku sering kesusahan ketika mencarinya di sekitar rumah karena dia suka bersembunyi.


Seiring waktu berat badan Sansa pun mulai bertambah, Aku sangat menyayanginya, bahkan aku merasa hidupku lebih bahagia sejak kehadirannya. Hingga pada tanggal 2 Oktober 2014, selepas shalat Isya Sansa pergi meninggalkan kami, dia pergi ke surga. Aku merasa sangat, sangat-sangat sedih. Sedih yang luar biasa yang pernah aku rasakan. Tak henti-hentinya aku menangis atas kepergiannya. Aku masih belum siap tanpa dirinya, bahkan sampai detik ini aku masih selalu saja menangis. Hari itu bertepatan dengan Seminar Prosal Penelitianku, ntah kenapa pada malam sebelumnya aku selalu menangis menatap Sansa, bahkan dari jam 12 aku tak bisa tidur dan aku memeluk dan menciumnya sambil menangis sedangkan Sansa tertidur lelah dipelukanku, hal itu aku lakukan sampai dengan subuh jam 5. Pagi harinya aku bahkan memilih untuk menggendongnya dari pada mempersiapkan seminarku. Rasanya ingin tetap tinggal di rumah bersama Sansa, kalau pun bisa ditunda akn aku tunda seminar pada hari itu, serius. Seminarpun tak karuan rasanya, pikiranku hanya tertuju pada Sansa, tak ada yang lain.


Hari ini tanggal 7 Nopember 2014, kalau Sansa masih ada di sampingku sekarang umurnya kurang lebih 4 bulan. Sampai sekarang pun aku masih terus menangis, bahkan aku pernah sakit selama hampir 3 minggu karena terus menangis dan susah makan sehingga daya tahan tubuhku menurun. Masih sangat jelas ingatan mengenai dirinya. Lewat postingan ini aku ingin mengucapkan sama Sansa HAPPY BIRTHDAY SANSA walau tidak di sampingku lagi semoga semua doaku selalu sampai kepadamu, Ya Allah sampaikan salam hamba kepadanya, sampaikan bahwa hamba menyayanginya, semoga terkabul, amin :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar